Puisi SMS Luck's 6

Terpuruk aku dalam satu murka yang engkau ciptakan
Janji di atas segala kepalsuan
Membuat ku mati untuk kesekian kalinya
Setelah ini masih adakah keberanian
Dalam diri mengharap cinta
Yang mampu menciptakan kerinduan

Seluruh cinta ini adalah ketulusan
Pada kebahagiaan yang ingin ku persembahkan
Untuk sebuah hati yang suci
Lebih dari pengorbanan
Masih tersimpan pengabdian

Cinta tidak mengharap balas
Cinta pun tak pernah meminta lebih
Membuat bahagia yang dicintai
Tanpa dicintai pun akan tetap mencintai

Berjuta misteri aku temukan dalam jiwa mu
Cinta yang ku berikan masih berujung ragu
Antara ad dan tiada dari perasaan mu
Selain pasrah aku pun tidak bias berbuat apa-apa lagi

Aku tidak tahu berapa lama lagi waktu yang tersisa
Namun selama kita bersama
Sebisanya aku berbuat yang barangkali berguna untuk mu
Hingga tiba saatnya kita harus berpisah
Setidaknya ada yang bisa untuk dikenang
Bahwa diantara kita pernah saling mencintai

Sepanjang kehidupan ku terus mencari
Cinta sejati yang dituliskan sang pujangga
Selalu ada bahagia di ujunga air mata
Kenyataannya mungkin tidak lebih dari sebuah kisah

Tak sedikitpun hati ini berubah
Cinta pun asih putih seperti dulu
Akankah dirimu seperti ku
Setiap saat yang ada hanyalah rindu..

ISTIGHOTSAH

"Itighotsah" dalam bahasa Arab berarti “meminta pertolongan”. Istilah istighotsah terdapat dalam wiridan para anggota jama’ah thoriqoh (atau biasa dilafadkan dalam bahasa Indonesia menjadi tarekat) yang berbunyi: “Ya Hayyu ya Qoyyum birohmatika astaghits..!” Wahai Dzat Yang Mahahidup dan dan Yang Tidak Butuh Pertolongan, berilah pertolongan kepadaku..! Di negara-negara Arab kalau pun kata istighotsah dipakai sebagai satu peristilahan maka itu berarti doa khusus saja yang ucapkan oleh seorang tokoh.

Di Indonesia istighotsah diartikan sebagai dzikir atau wiridan yang dilakukan secara bersama-sama dan biasanya di tempat-tempat terbuka untuk mendapatkan petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT. Sementara doa-doa yang diucapkan pada saat istighotsah adalah doa-doa atau bacaan yang khas diamalkan dalam jama’ah thoriqoh, meski kadang ada beberapa penambahan doa.

Pertama-tama para jama’ah istighotsah membaca surat pertama dalam Al-Qur’an yakni Al-Fatihah sebagai pembuka segala kegiatan yang baik. Selanjutnya jama’ah membaca doa-doa berikut:
  1. Istighfar (astagfirullahal adzim) meminta ampun kepada Allah
  2. Hauqolah (la haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim) meminta kekuatan kepada Allah
  3. Sholawat atau doa untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya
  4. Lafadz tahlil panjang yang berbunyi “La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin” sebagai pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa hamba yang sedang berdoa telah melakukan perbuatan dzolim.
  5. Memuji asma Allah dengan lafadz “Ya Allah ya Qodim, ya Sami’u ya Basyir, ya Mubdi’u ya Kholiq, ya Hafidz ya Nasir ya Wakilu ya Allah, ya Lathif”
  6. Kemudian bacaan istighotsah “Ya Hayyu ya Qoyyum birohmatika astaghits”
Jumlah bacaan bisa bermacam-macam antara 1, 3, 7, 33, 100, atau 1000 tergantung sang pemimpin jama’ah istigotsah. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surat Yasin dan dilanjutkan dengan tahlil untuk mendoakan para orang tua, guru, sesepuh, anak, dan saudara yang telah menghadap Sang Kholiq.

Jauh-jauh hari, jama’ah thoriqoh mengamalkan doa-doa tersebut pada waktu-waktu tertentu di ruangan tertutup seperti masjid, langgar dan musholla dengan penuh kekhusu’an dan dipimpin oleh guru tarekat (mursyid).

Pada akir tahun 1990-an para kiai Nahdlatul Ulama berinisiatif mengajak umat Islam dan bangsa Indonesia untuk berdoa, meminta pertolongan kepada Allah, secara bersama-sama di tempat terbuka. Saat itu Indonesia diperkirakan kiai telah dan akan memasuki bencana besar, maka berbagai elemen bangsa harus berdoa bersama-sama untuk keselamatan bangsa Indonesia.

Istighatsah kini menjadi istilah umum untuk dzikir yang dihadiri oleh banyak orang dan dilakukan di tempat-tempat umum. Istighotsah juga diisi dengan ceramah agama (mau'idzatul hasanah) kemudian ditutup dengan pembacaan doa pamungkas yang dipimpin oleh para ulama secara bergantian.

Dasar Hukum "Istighotsah"
Dialog Allah SWT dan Malaikat tentang Orang-Orang yang Berdzikir dan Berdoa
Suatu hari, Rasulullah menyampaikan berita kepada sahabat tentang adanya malaikat yang selalu berkeliling di jalan-jalan, berkeliling di muka bumi, untuk mencari orang yang selalu berdzikir, mencari majelis-majelis yang berdzikir. Jika malaikat itu menemukan apa yang dicari, maka dia akan berseru kepada malaikat lainnya, “Kemarilah, inilah hajat kalian!”
Lalu para malaikat itu mengelilingi kaum yang sedang berdzikir tersebut, ikut duduk bersama mereka, dengan membentangkan sayap-sayap mereka sampai ke atas langit dunia. Jika orang-orang yang berdzikir tadi selesai melakukan dzikirnya, para malaikat naik ke langit. Pada saat itu Rabb bertanya kepada malaikat – dan Dia Lebih Mengetahui – :
  • “Apa yang dikatakan hamba-hamba-Ku?”
  • “Mereka bertasbih kepada-Mu, bertakbir, bertahmid, dan mengagungkan-Mu” jawab para malaikat.
  • “Apakah mereka melihat-Ku?” Allah SWT bertanya lagi.
  • Malaikat: “Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu!”
  • Allah SWT: “Apa yang mereka minta?”
  • Malaikat: “Mereka meminta Surga kepada-Mu.”
  • Allah SWT: “Apakah mereka pernah melihatnya?”
  • Malaikat: “Tidak wahai Rabb, mereka belum pernah melihatnya!”
  • Allah SWT: “Lantas bagaimana jika mereka melihatnya?”
  • Malaikat: “Andaikan mereka melihatnya, niscaya mereka akan lebih sangat mendambakannya, lebih sangat menginginkannya, dan lebih senang kepadanya!”
  • Allah SWT: “Lalu dari apa mereka meminta perlindungan?”
  • Malaikat: “Mereka meminta perlindungan dari Neraka.”
  • Allah SWT: “Apakah mereka pernah melihatnya?”
  • Malaikat: “Tidak, demi Allah, mereka belum pernah melihatnya.”
  • Allah SWT: “Bagaimana seandainya mereka melihatnya?”
  • Malaikat: “Seandainya mereka pernah melihatnya, tentu mereka lebih menjauh daripadanya dan lebih takut daripadanya.”
  • Lalu Allah SWT berfirman, “Saksikanlah oleh kalian bahwa Aku telah mengampuni untuk mereka.”
  • Salah satu dari malaikat pun berkata, “Wahai Rabb, di tengah-tengah mereka ada seseorang yang bukan dari golongan mereka. Orang itu datang untuk suatu kepentingan (bukan untuk berdzikir)!”
  • Allah SWT menanggapinya, “Mereka itu adalah kelompok orang yang tidak akan celaka, siapa pun yang ikut duduk dengan mereka!”
___
Maraji’: Hadits Riwayat Bukhari – Muslim. Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah.

SMS Puisi Cinta 10

Ingin ku mencintai mu lebih lama lagi
Kenangan yang tercipta bukanlah mudah di lupakan
Tapi untuk mempertahankan cinta yang tak mencintai
Sama saja menyia-nyiakan hidup

Lihatlah ku masih bias tersenyum
Meski dirimu melukai
Tegar dan tetap tegar
Membuktikan tanpa mu diri ku masih bisa bertahan

Bila kita telah memutuskan bercinta
Maka hargailah cinta dengan segala daya
Bukan saja mencari bahagia
Tetapi juga berbagai air mata

Mencintai tanpa berani utuk berpaling
Bagiku dirimu adalah segalanya
Setia hingga di ujung masa
Pada mu ku persembahkan keagungan cinta

Setiap tetes mata yang terkorbankan
Menjadi begitu berharga
Prahara yang menguji cinta kita
Akhirnya menyerah menyaksikan
Takad kita untuk tidak berpisah

Kisah yang sempat tertunda
Jangan biarkan berakhir
Meski tidak harus mulai dari awal
Mari saling memberikan kesempatan untuk melanjutkannya

Kini baru ku sadari setlah dirimu pergi
Cinta yang tidak ku hargai
Memilih berkesudahan
Penyesalan pun sudah tidak berarti

Aku bias berdiri di atas kaki kecil ini
Tenaga yang tertinggal pun sisa
Namun semangat ini tidak pernah sirna
Semua hanya karna ikhlasmu dalam memahami ku

Bening embun tak pernah lelah menemani pagi
Terhempas karena terik
Di esok hari pun tetap sejuk
Dahulu hingga selamanya..

Puisi SMS Luck's 3

Kumpulan Puisi yang mencakup 1 atau 2 sms yang bisa anda kirim oleh pasangan, mantan, sahabat, atau yang lagi Pedekatean....eeeee
Telah banyak ku korban ku untuk mu

tanpa mengenal ruang dan waktu

hingga ku pasrah lalu tak berdaya

ternyata cintaku tak pernah

engkau anggap ada...


nafasku sudah hampir habis

semangat pun tinggal sisa

aku masih selalu mengingatmu

sampai detik ini ataupun sampai detik terakhir..


naluriku berbicara ada duka yang dalam

menghimpitmu dan menghimpitku

dan firasat ku berkata diantara kita

ada satu penghabisan yang penuh dengan air mata...


hati ini terlalu lemah

untuk kau tinggalkan

jiwa raga telah ku persembahkan

bersamamu adalah keinginan terindahku...


mengapa cinta selalu membawa penderitaan

tidak cukupkah pengorbanan menggugah

langit dan bumi

adakah kekejaman yang lebih kejam

dari kejamnya cinta..


kamu tau betapa sakit hati saat di khianati

ikuti kata hati kamu

jangan menyakiti orang yang menyakitimu

kalau ada yang lebih baik

maka lepaskanlah yang sekarang...

Beberapa yang baru lagi ne di bawah:

mengapa engkau tidak mengakhiri

ketika belum memulai

harapan akan sebuah penghabisan yang indah

sirna akan penghianatan...


walau sang mentari enggan menyapa lagi

dan sang rembulan enggan menampakan diri lagi

namun rindu yang terpatri

takan berakhir hingga senja dunia...


mimpi indah bersama mu telah dirampas lagi

tak ada yang tertinggal

selain sia-sia air mata

mengisi terik yang tak bercahaya...


pagi yang cerah menyambut dunia

secerah hatiku menjemput cinta

semoga tiada lara yang menyapa

bahagia hingga akhir masa...


pena masih terus menari

menulis kata cinta

satu persembahan dari sanubari

untuk dirimu sang pujaan hati...


aku pun tak ingin cerita ini usai

berharap terus berlanjut, ku tak kuasa

mempertahankan sepenggal kisah indah

tanpamu apalah artinya aku...

Puisi SMS Luck's


Sebait puisi untuk SMS,, tercipta saat kesendirian ne datang... setidaknya saya rangkum yang tersimpan dalam Handfoend ini tapi sekarang saya akan berbagi kepada anda semua, tak lain & jarang anda temukan semua puisi ne asli From Lucy Diamond, berikut Puisi SMS:
aku ingin mencintaimu seperti seorang ibu

dengan kasih tulus tanpa pamrih

apa pun dirimu

aku tetap menyayangimu

hingga maut menjemput ku

termenung dalam kesendirian

menanti untuk mengantar senja

pelan waktu membunuh rindu

dirimu pulang diantar cahaya sang rembulan...
tiada kecemasan tiada kerisauan

tiada curiga, tiada cemburu

saling memberi & menerima

saling percaya & pengertian

itulah inti sari cinta sejati


mati demi cinta

tiada lebih baik dari pada hidup tanpa cinta

hidup dalam pesakitan cinta

tidak lebih baik dari pada mati karena cinta

tidak pernah berpikir untuk menciptakan air mata

ku hanya ingin dirimu bahagia

jika diri ku pernah salah

mohon maafkan semua tidak disengaja


aku tidak cukup pandai

merangkai kata untuk menjual cinta

bagiku cinta ialah cinta

maka akupun mencintai apa adanya


terlalu lama diri ku berjalan di dalam gelap

tiba waktunya untuk menghentikan semua

melupakan segala lara yang pernah ada

menyambut satu cinta dengan suka cita


atas nama cinta engkau mencintai

dengan suka rela dengan ikhlas

terima kasih atas bahagia

yang engkau persembahkan kepada ku

cintamu membuat hidup ku menjadi lebih hidup


cinta sejati tidak mengenal

hutang budi atau pun balas budi

yang ada hanya memberi tanpa pamrih

dan menerima dengan ikhlas..


bukan semusim aku mencintaimu

ingin lebih lama lagi

tanpa mengenal lelah & waktu

bersama mu adalah kebahagiaan ku

mencari anugrah terindah dalam setiap langkah

menyatukan 2 hati menjadi satu

tidak dengan dusta apa lagi benci

tanpa dengan cinta untuk abadi


kita bercinta dengan hati

maka yang engkau lukai

jika ada dusta maka sudah tidak ada cinta

karena tidak mungkin diataranya...


aku memang tak mampu menjaga raga mu

tapi tak ku biarkan jiwamu berlalu

air mata adalah sumpah

bahwa cintaku untukmu selamanya...

Nah kita sambung di kesempatan waktu lagi ya,, semoga bermanfaat untuk ngeGombal-Gombal dikit....eeeee

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More